Logo SP Jasa Raharja Serikat Pekerja Jasa Raharja
Beranda
Aspirasi Panduan
12 May 2026 Admin Pusat Literasi Keuangan

Transparansi Laporan Keuangan SP Jasa Raharja: Dari Iuran Anggota untuk Operasional, Solidaritas, dan Manfaat Bersama

Transparansi Laporan Keuangan SP Jasa Raharja: Dari Iuran Anggota untuk Operasional, Solidaritas, dan Manfaat Bersama

Kepada seluruh anggota Serikat Pekerja Jasa Raharja (SPJR), kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan, dukungan, serta kontribusi yang telah diberikan melalui pembayaran iuran anggota sebesar Rp20.000 per bulan.

 

Iuran anggota merupakan bentuk partisipasi bersama yang sangat penting bagi keberlangsungan organisasi. Melalui iuran tersebut, SPJR dapat menjalankan fungsi organisasi, mendukung kebutuhan operasional, memperkuat kegiatan kelembagaan, serta menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung maupun tidak langsung bagi anggota.

 

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada seluruh anggota, SPJR menyampaikan publikasi Laporan Posisi Keuangan Tahun 2025 serta Laporan Keuangan Bulanan periode Januari sampai April 2026. Publikasi ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, keterbukaan informasi, dan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.

 

Melalui laporan ini, seluruh anggota dapat melihat bagaimana dana organisasi dihimpun, dikelola, dan digunakan. Dana yang berasal dari iuran anggota tidak hanya dipakai untuk kebutuhan operasional organisasi, tetapi juga dialokasikan untuk berbagai bentuk manfaat, seperti Tali Asih, bantuan kedukaan, santunan anggota meninggal dunia, bantuan sosial, beasiswa, kegiatan organisasi, penyusunan PKB, pelatihan, rapat pengurus, kesekretariatan, dan kegiatan kelembagaan lainnya.

 

Laporan Posisi Keuangan SPJR Tahun 2025

Tanggal laporan: 21 Januari 2026

 

 

Berdasarkan Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2025, SPJR mencatat saldo awal tahun 2025 sebesar Rp2.364.853.072. Saldo tersebut terdiri dari penempatan deposito sebesar Rp2.005.000.000 dan saldo awal rekening koran sebesar Rp359.853.072.

 

Sepanjang tahun 2025, penerimaan organisasi berasal dari beberapa sumber utama, yaitu iuran anggota sebesar Rp360.100.000, pendapatan bank sebesar Rp57.760.256, serta penerimaan lainnya sebesar Rp255.810.000. Penerimaan lainnya tersebut berasal dari bantuan perusahaan dan sponsorship/kemitraan.

Dengan demikian, total penerimaan tahun 2025 di luar saldo awal tercatat sebesar Rp673.670.256.

Dari sisi pengeluaran, dana organisasi digunakan untuk berbagai kebutuhan yang mendukung keberlangsungan organisasi dan manfaat anggota. Salah satu pengeluaran terbesar adalah Tali Asih sebesar Rp340.000.000, yang disalurkan kepada anggota dan keluarga anggota dalam berbagai kondisi.

 

Selain Tali Asih, terdapat biaya organisasi sebesar Rp25.094.600. Biaya organisasi ini digunakan untuk berbagai kebutuhan dan kegiatan, antara lain:

  • 1.Beasiswa anak anggota SPJR yang meninggal dunia
  • 2.Bantuan bencana
  • 3.Kontribusi kegiatan seminar nasional
  • 4.Penyusunan PKB
  • 5.Hubungan kelembagaan
  • 6.Webinar atau pelatihan pengurus
  • 7.Rapat pengurus
  • 8.Kebutuhan kesekretariatan organisasi
  •  

SPJR juga mencatat biaya bank sebesar Rp1.153.457 serta biaya MUNAS sebesar Rp345.885.763. Biaya MUNAS tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan musyawarah organisasi, seperti kebutuhan tiket, transportasi, uang saku, akomodasi, konsumsi, rompi, pembicara, tenaga penunjang, serta perlengkapan kegiatan.

Adapun total pengeluaran tahun 2025 tercatat sebesar Rp712.133.820. Setelah seluruh penerimaan dan pengeluaran diperhitungkan, saldo akhir per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp2.326.389.508, yang terdiri dari penempatan deposito sebesar Rp2.005.000.000 dan saldo akhir rekening koran sebesar Rp321.389.508.

 

Highlight Manfaat Dana Tahun 2025

Penggunaan dana organisasi pada tahun 2025 menunjukkan bahwa iuran anggota dikelola untuk beberapa kebutuhan utama, yaitu:

1. Manfaat langsung kepada anggota dan keluarga anggota
Dana disalurkan melalui program Tali Asih, yang mencakup Tali Asih Pensiun, Tali Asih Resign, Santunan Anggota Meninggal Dunia, Tali Asih Kedukaan Keluarga, serta Bantuan Banjir Anggota.

2. Bantuan sosial dan kepedulian organisasi
Dana digunakan untuk mendukung anggota atau keluarga anggota yang mengalami kondisi tertentu, seperti kedukaan, musibah, dan bencana.

3. Pendidikan dan dukungan keluarga anggota
Terdapat alokasi untuk beasiswa anak anggota SPJR yang meninggal dunia, sebagai bentuk keberlanjutan kepedulian organisasi kepada keluarga anggota.

4. Kegiatan kelembagaan dan perjuangan organisasi
Dana juga digunakan untuk mendukung kegiatan organisasi, termasuk penyusunan PKB, hubungan kelembagaan, seminar, webinar, pelatihan pengurus, serta rapat organisasi.

5. Operasional dan administrasi organisasi
Sebagian dana dialokasikan untuk kebutuhan kesekretariatan, administrasi, biaya bank, dan dukungan operasional lainnya agar organisasi dapat berjalan dengan tertib.

Dengan penggunaan dana tersebut, SPJR menegaskan bahwa iuran anggota bukan hanya menjadi sumber pendanaan organisasi, tetapi juga menjadi sarana gotong royong yang kembali kepada anggota dalam bentuk perlindungan, kepedulian, solidaritas, dan penguatan organisasi.

 

Laporan Keuangan Bulan Januari 2026

 

 

Pada bulan Januari 2026, SPJR mencatat saldo awal sebesar Rp321.389.508. Penerimaan pada bulan tersebut berasal dari iuran anggota sebesar Rp24.660.000 dan pendapatan bank sebesar Rp4.222.466. Dengan demikian, total penerimaan bulan Januari 2026 tercatat sebesar Rp28.882.466.

Dari sisi pengeluaran, dana digunakan untuk Tali Asih sebesar Rp22.250.000, yang terdiri dari Tali Asih pensiun anggota sebesar Rp14.000.000 dan kedukaan keluarga inti sebesar Rp8.250.000.

Selain itu, terdapat biaya kegiatan berupa pembahasan dan penyusunan PKB sebesar Rp1.400.000, serta biaya bank sebesar Rp33.610. Saldo akhir bulan Januari 2026 tercatat sebesar Rp326.588.364 sesuai rekening koran.

Laporan Keuangan Bulan Februari 2026

 

 

Pada bulan Februari 2026, SPJR mencatat saldo awal sebesar Rp2.331.588.364, yang terdiri dari penempatan deposito sebesar Rp2.005.000.000 dan saldo awal rekening koran sebesar Rp326.588.364.

Penerimaan bulan Februari berasal dari iuran anggota sebesar Rp27.300.000, pendapatan bank sebesar Rp4.235.311, serta penerimaan lainnya berupa bantuan sponsor HUT JR sebesar Rp51.000.000.

Dari sisi pengeluaran, dana digunakan untuk apresiasi dan sumbangan sebesar Rp13.000.000, yang terdiri dari Tali Asih Purna Tugas sebesar Rp7.000.000 dan Tali Asih Kedukaan sebesar Rp6.000.000.

Selain itu, terdapat biaya bank sebesar Rp41.179. Saldo akhir laporan keuangan bulan Februari 2026 tercatat sebesar Rp2.401.082.496.

 

Laporan Keuangan Bulan Maret 2026

 

 

Pada bulan Maret 2026, SPJR mencatat saldo awal sebesar Rp2.401.082.496, yang terdiri dari penempatan deposito sebesar Rp2.005.000.000 dan saldo awal rekening koran sebesar Rp396.082.496.

Penerimaan bulan Maret berasal dari iuran anggota sebesar Rp24.200.000 serta pendapatan bank sebesar Rp3.844.255. Dengan demikian, total penerimaan bulan Maret di luar saldo awal tercatat sebesar Rp28.044.255.

Dari sisi pengeluaran, dana digunakan untuk apresiasi dan sumbangan sebesar Rp4.500.000, yang dialokasikan untuk Tali Asih Kedukaan. Selain itu, terdapat biaya bank sebesar Rp37.069.

Saldo akhir bulan Maret 2026 tercatat sebesar Rp2.424.589.682, yang terdiri dari penempatan deposito sebesar Rp2.005.000.000 dan saldo akhir rekening koran sebesar Rp419.589.682.

 

Laporan Keuangan Bulan April 2026

 

 

Pada bulan April 2026, SPJR mencatat saldo awal sebesar Rp2.424.589.682. Saldo tersebut terdiri dari penempatan deposito sebesar Rp2.005.000.000 dan saldo awal rekening koran sebesar Rp419.589.682.

Penerimaan bulan April berasal dari iuran anggota sebesar Rp47.100.000 dan pendapatan bank sebesar Rp4.266.520.

Dari sisi pengeluaran, dana digunakan untuk apresiasi dan sumbangan sebesar Rp20.500.000, yang terdiri dari Tali Asih Purna Tugas sebesar Rp7.000.000 dan Sumbangan Duka sebesar Rp13.500.000.

Selain itu, terdapat biaya bank sebesar Rp44.921 serta pengeluaran lainnya berupa pembelian papan bunga dan mock up duka cita sebesar Rp775.000.

Saldo akhir bulan April 2026 tercatat sebesar Rp2.454.636.281, yang terdiri dari penempatan deposito sebesar Rp2.005.000.000 dan saldo akhir rekening koran sebesar Rp449.636.281.

 

 

Tali Asih sebagai Bentuk Manfaat Nyata untuk Anggota

Salah satu bentuk manfaat terbesar dari pengelolaan dana organisasi adalah program Tali Asih. Sepanjang tahun 2025, SPJR telah menyalurkan Tali Asih kepada 153 penerima, dengan total nilai sebesar Rp340.000.000.

 

 

 

Jumlah tersebut terdiri dari 40 penerima Tali Asih Pensiun dan Resign serta 113 penerima Tali Asih Kedukaan.

Secara lebih rinci, dana Tali Asih Tahun 2025 digunakan untuk:

 

  • 1.Tali Asih Pensiun: 26 orang, total Rp182.000.000
  • 2.Tali Asih Resign: 14 orang, total Rp28.000.000
  • 3.Santunan Anggota Meninggal Dunia: 4 orang, total Rp48.000.000
  • 4.Tali Asih Kedukaan Keluarga: 108 orang, total Rp81.000.000
  • 5.Bantuan Banjir Anggota: 1 orang, total Rp1.000.000
  •  

Total penyaluran Tali Asih Pensiun dan Resign adalah Rp210.000.000, sedangkan total penyaluran Tali Asih Kedukaan dan Bantuan Sosial adalah Rp130.000.000.

Jika dibandingkan dengan total iuran anggota tahun 2025 sebesar Rp360.100.000, maka rasio penyaluran Tali Asih mencapai 94,42%.

Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar iuran anggota telah kembali kepada anggota dalam bentuk manfaat langsung. Dengan demikian, SPJR secara konsisten berupaya memastikan bahwa dana yang dihimpun dari anggota tidak berhenti sebagai iuran semata, tetapi kembali menjadi manfaat nyata bagi anggota dan keluarga anggota.

 

 

Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

 

Melalui publikasi laporan keuangan ini, SPJR menegaskan komitmennya untuk terus mengelola dana organisasi secara terbuka, tertib, dan bertanggung jawab.

Iuran anggota yang dihimpun digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari operasional, kegiatan kelembagaan, bantuan sosial, Tali Asih, kedukaan, beasiswa, penyusunan PKB, pelatihan, rapat, kesekretariatan, hingga penguatan organisasi secara menyeluruh.

Dengan laporan ini, anggota dapat melihat bahwa pengelolaan dana organisasi dilakukan secara terdokumentasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Publikasi laporan keuangan juga menjadi bagian dari upaya SPJR dalam memperkuat kepercayaan, partisipasi, dan rasa memiliki anggota terhadap organisasi.

Penutup

 

SPJR kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan. Iuran anggota sebesar Rp20.000 per bulan memiliki peran penting dalam menjaga organisasi tetap berjalan, kuat, dan mampu menghadirkan manfaat bagi anggota.

Ke depan, SPJR akan terus berkomitmen menjaga pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan anggota. Dengan semangat kebersamaan, solidaritas, dan tanggung jawab, SPJR berharap dapat terus menjadi wadah perjuangan, perlindungan, serta kepedulian bagi seluruh anggota.

 

Seluruh dokumen laporan keuangan dapat diunduh melalui tautan berikut:

 

Dokumen Laporan Keuangan: